Kata-kata itu sering muncul ketika ada sebuah kebiasaan yang memang sering di lakukan.
Dalam kehidupan sehari-hari kata-kata itu pasti saja muncul, ketika ada sebuah masalah atau kejadian yang memang sulit ditemukan jawabannya.
Seperti yang saya alami kemarin pada saat saya memasuki kelas praktek, tiba-tiba ada quiz dadakan. apalagi kelas tersebut adalah kelas karyawan, alasan nya pasti sebuah keluhan "boro-boro ngapalin, ni buka modul yang kemaren ajah belum sempet" seperti itu lh "jadi saya mh pasrah ajah, mudah-mudahan soalnya masih bisa saya jawab". "hehehehe....." cuma itu yang keluar dari mulut saya.
Cerita berlanjut, pada saat berlangsung nya quiz tengak-tengok, tanya kiri-kanan padahal di papan tulis sengaja di tulis " OPEN BOOK -20", "Peaking / Nyontek -30", "Kerjasama -15" dengan huruf kapital agak lumyan gde lah.
1 jam akhirnya berlalu, terdengar nada" kecewa dari ucapan" mereka (termasuk saya hehehe...) tapi ada yang membuat saya tertarik bercerita tentang hal ini. seperti biasa sebelum pulang nongkrong di warung kopi kaya'nya jadi sebuah keharusan sambil ngobrolin apa yang terjadi tadi.
" aku tadi lihat si X nyontek, tapi ko gk di apa"in ya??" temnku berkata, "emng nya kenapa gtu, dulu wktu kita masih skolah juga sering kn kaya gtu" temanku menimpal, "heem, tu sih udah biasa, udah lumrah apalagi kita yang karyawan gk punya bnyk wktu buat ngapalin"....
Dalam hati sambil senyam senyum saya berkata, ternyata budaya lumrah masih dipake disini ya...
Sebenarnya apa sih yang membuat mereka berkata seperti itu, sampe-sampe kata-kata itu biasa kita ucapkan dalam obrolan sehari-hari.
ya...secara tidak sadar orang-orang yang seperti itu tidak ada keinginan untuk merubah kebiasaan & kebisaan mereka khususnya yang berkonotasi negatif, dan seolah-olah pasrah saja terima saja.apa iya jiwa kita tidak bisa beranjak dari kata-kata "Sudah Lumrah" ketika (Maaf) melihat atau mendengar ada seorang polisi menilang seorang pengendara sepeda motor tapi bisa beres dengan hanya "salam tempel", sebenarnya apa yang harus kita perbaiki??
Kopi pagi, dengan sebuah inspirasi.
(thank's to Dewi)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar